Minggu, 20 Juni 2010

KESUKSESAN = MEMBERI

Kalau anda mengartikan bahwa kesuksesan selalu dengan kehidupan yang berlimpah dengan uang dan kekayaan, anda tidak salah. Karena demikian yang diharapkan oleh semua orang dunia tentang arti sebuah kesuksesan. Tetapi ketika anda memandang kesuksesan adalah ketika memberikan kebahagian bagi orang lain, maka anda memandang sebuah kesuksesan dalam arti yang sangat dalam, kalau boleh saya katakana itulah hakikat / inti kesuksesan. Maka tidak heran ada kelompok / komunitas Tangan di atas, sebuah kelompok / komunitas yang terdiri dari orang – orang yang bermurah hati, memberikan dengan ikhlas kepada orang yang membutuhkan. Dan ajaibnya mereka selalu bahagia dengan memberi.
Anda pernah dengar miliarder Howard Hughes ? Kesuksesan dengan harta yang berlimpah justru menjadikannya paranoid dan meninggal seperti orang yang tidak pernah makan.
Memberi jangan selalu diartikan dengan memberi harta, uang atau benda. Ketika ada seseorang meminta anda saran, meminta tuntunan dalam hal usaha / bisnis itu suatu tindakan yang memberi. Kebanyakan pengusaha sukses tipikalnya kemudian susah untuk ditemui. Bahkan tak jarang kemudian membentengi diri dengan alasan sibuk, banyak meeting dan sebagainya.
Di Jogja ada seorang pengusaha yang demikian disukai bukan karena kekayaan ( walau jelas kaya ) atau suka memberikan uang, tetapi selalu memberikan saran, perhatian bahkan jalan keluar bagi pengusaha – pengusaha muda. Yang lebih hebatnya beliau mudah ditemui di kampusnya. Ya, beliau adalah Bapak Suyanto, Direktur Amikom Jogja.
Saya membayangkan bila banyak pengusaha sukses seperti beliau dan bisa berbagi tips, memberikan saran, betapa indahnya dunia ini……